Wednesday, January 31, 2018

Istighfar dan Janji Allah

Alkisah, suatu hari Syaikhona Kholil bin Abdul Lathif Bangkalan Madura kedatangan tiga tamu yang menghadap secara bersamaan. Sang Kyai bertanya kepada tamu yang pertama:

Syaikhona Kholil : "Sampeyan ada keperluan apa?"

"Saya pedagang, Kyai. Tetapi hasil tidak didapat, malah rugi terus-menerus," ucap tamu pertama.

Beberapa saat Syaikhona Kholil menjawab,
"Jika kamu ingin berhasil dalam berdagang, perbanyaklah membaca istighfar."

Kemudian beliau bertanya kepada tamu kedua : "Sampeyan ada keperluan apa?"

"Saya sudah berkeluarga selama 18 tahun, tapi sampai saat ini masih belum diberi keturunan," kata tamu kedua.

Setelah memandang kepada tamunya itu, Syaikhona Kholil menjawab, "Jika kamu ingin punya keturunan, perbanyaklah membaca istighfar."

Kini, tiba giliran pada tamu yang ketiga, Syaikhona Kholil juga bertanya, "Sampeyan ada keperluan apa?"

"Saya usaha tani, Kyai. Namun, makin hari hutang saya makin banyak, sehingga tak mampu saya membayarnya," ucap tamu yang ketiga, dengan raut muka serius.

"Jika kamu ingin berhasil dan mampu melunasi hutangmu, perbanyaklah membaca istighfar," pesan Syaikhona Kholil kepada tamu yang terakhir.

Berapa murid Syaikhona Kholil yang melihat peristiwa itu merasa heran. Masalah yang berbeda, tapi dengan jawaban yang sama, resep yang sama, yaitu menyuruh memperbanyak membaca istighfar. Syaikhona Kholil mengetahui keheranan para santri. Setelah tamunya pulang, maka dipanggillah para santri yang penuh dengan tanda tanya itu. Lalu, Syaikhhona Kholil membacakan al-Qur’an Surat Nuh ayat 10-12 :

فَقُلْتُ إسْتَغْفِــــرُوْا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَــفَّــــارًا # يُرْسِــلِ السَّـــمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا # وَيُمْــــدِدْكُمْ بِـــأَمْوَالٍ وَبَنِـــيْنَ وَيَــجْــعَــلْ لَكُمْ جَـنّٰـــــىتٍ وَيَجْـــعَــلْ لَكُمْ أَنْــــهٰـىــرًا #

“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan Mengadakan untukmu kebun-kebun dan Mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.”

Mendengar jawaban Syaikhona Kholil ini, para santri mengerti bahwa jawaban itu memang merupakan janji Allah bagi siapa saja yang memperbanyak membaca istighfar. Memang benar. Tak lama setelah kejadian itu, ketiga tamunya semuanya berhasil sesuai dengan apa yang dihajatkan.

Untuk Syaikhona Kholil bin Abdul Lathif Bangkalan Madura, al-Fatihah...

Istighfar dan Janji Allah

Kang Santri

pesantren.or.id

bersama santri memberdayakan masyarakat

0 comments:

Post a Comment