Sunday, January 21, 2018

Buletin Jumat Al Mihrab Setono Gedong Kediri Istiqomah 10 tahun



Buletin jum'at Al-Mihrab
Semboyan :
(Tabah berda'wah, Teguh beraqidah Ahlus sunnah waljamaah)
Warna : Hijau (Identitas NU)
isi : 3 kolom dalam 1.lembar kertas Hvs uk. Folio.
Alamat sekretariat : Masjid Auliya Setonogedong.
Jl. Doho gg II Kota Kediri.

isi : 3 kolom dalam 1.lembar kertas Hvs uk. Folio.



MEKANISME PENERBITAN & PEREDARAN

1) Oplah :
Per-pekan sekarang (Januari 2018) 26.000 exemplar (52 Rim).
Dulu waktu awal² terbit cuman 4 rim (2000 exl) per-pekan

2) Umur buletin :
Sudah berusia 10 tahun jalan dan dibagikan secara gratis, tanpa nilai komersil. 
Tanpa Iklan apapun. 

3) Dapur redaksi :
Hanya dimotori oleh 2 orang Mbah Rien (Icon+Kajian) & Mbah Qoyum (Bahtsul masa'il) 
Karena memang 1 lembar terbagi 3 kolom. 

4) Kopi darat :
Bagi relawan dan pembaca yang punya kepentingan seputar buletin atau bertanya ttg hukum² fiqh disediakan kopi darat setiap Kamis malam Jumat legi, Didalam Masjid Aulya Setonogedong. 
Kopi darat diisi dg Ceramah singkat & Ngaji kitab Fathul Qorib. 
Dan ada sesi tanya jawab fiqh. 
Dipimpin oleh 2 Redaktur. 

5) Pendistribusian :
Penyebaran Al-Mihrab melingkupi karisidenan Kediri, Jombang, Perak, Nganjuk, Kertosono, Lamongan, Bojonegoro, Tulungagung, Blitar, Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Madiun, Ngawi, Malang (Batu), Sidoarjo, Gresik dan Surabaya : Diambil tiap pekan. 
Untuk Bali &  Madura : Via paket tiap 1 bulan. 
Jabodetabek : Kondisional (menunggu koordinator dari jkt pulang ke Blitar dan mampir Kediri).
Sedangkan penyebaran yang sifatnya insidental sampai ke Kuala Trengganu Malaysia :
Pengambilan tiap 3 bulan. 
Dan yang sifatnya tdk rutin hanya kadang² saja : Pernah  juga dibawa ke Sorong Papua, dan kalimantan.

6) Koordinator Relawan yang menyebarkan :
Mereka terdiri dari kalangan : 
Dosen, Guru SMA & SMP, PNS, Pekerja serabutan, Guru ngaji (Ustadz), pengurus NU (Tanfidziyah & Suriyah) Ranting, Ansor, Banser, Para pendekar Pagar Nusa, Mahasiswa dll

7) Penyebar buletin (Koordinator) ada sekitar 70-an relawan militan (tanpa gaji) datang ambil ke homebase (sekretariat) Al-Mihrab di depan Masjid Aulya Setonogedon  Kediri. 
Teman2 relawan biasanya datang sekalian ziaroh Makam Aulya. 

8) Pendistribusian :
Rata2 di masjid2 desa & kota, instansi2 pemerintahan, masjid kampus, sekolah2 formal, toko2 dan jam'iyah rutinan didesa & dikampung2, dsb. 

7) Di-daerah Nganjuk ada MTSN, SMAN dan SMPN yang mewajibkan anak didiknya baca Al-Mihrab edisi tiap pekan. Bahkan yang tidak kebagian harus menfoto kopi.

8) Di-kota Batu Malang ada sekolah SMPN yang mewajibkan kepada anak didiknya untuk membaca Al-Mihrab sekaligus sebagai pelajaran ekstra kulikuler keagamaan (wajib dibaca 10.menit) yang kemudian dibahas oleh guru agama disekolahnya. 

9) Konsep penulisan : 
Kajian tentang Fadho'ilul A'mal (Keutamaan beramal ibadah) manhaj Ahlus sunnah waljamaah. 
Tanpa kutipan ayat (tulisan arab) Al-quran dan Al-hadits.
Hanya ditulis arti (Terjemah), nomor surat & ayat.
Jika Hadits maka hanya menyebut perawi haditsnya.

10) Pembiayaan :
Ada 3 donatur tetap. tiap bulan masing2 ke-3 donatur tersebut secara sukarela tanpa mencantumkan bidang usahanya (iklan) dalam buletin.

Bulan Rabiul awal (Maulid)  tahun ini 1439.H masuk HUT Syi'ar Al-Mihrab yang ke 10. Buletin Jumat Al Mihrab Setono Gedong Kediri  Istiqomah 10 tahun, semoga tetap dan lebih istiqomah...


Diantara contoh kreatifitas Masjid² yg selalu merindukan datangnya Almihrab tiap hari jumat


Kopi darat Al-Mihrab setiap Kamis mlm Jumat legi jam 20.00-22.30.wib di Masjid Aulya stnogedong




Kang Santri

pesantren.or.id

bersama santri memberdayakan masyarakat

0 comments:

Post a Comment