Shalat Rabu wekasan itu apa ada..??

Rabu itu hari rabu..wekasan itu terakhir (pungkasan).
Rabu wekasan = rabu terakhir, berada di minngu ke 4 bulan shafar.

Dalam kitab Mujarabat dan tersebut di akhir bab 18 :

فائدة أخرى: ذكر بعض العارفين – من أهل الكشف والتمكين – أنه ينزل في كل سنة ثلاثمائة وعشرون ألفا من البليات، وكل ذلك في يوم الأربعاء الأخير من شهر صفر، فيكون ذلك اليوم أصعب أيام السنة كلها، فمن صلّى في ذلك اليوم أربع ركعات إلخ..

Artinya:
Sebagian orang yang ma’rifat dari ahli kasyaf dan tamkin menyebutkan:
Setiap tahun, turun 320.000 cobaan. Semuanya itu terjadi pada hari Rabu akhir bulan Shafar,
maka pada hari itu menjadi sulit-sulitnya hari di tahun tersebut.

Barangsiapa pada hari itu sholat 4 rokaat, pada setiap rokaat setelah al fatihah
dia membaca surat al-kaustar 17x, al ikhlas 5x, dan muawwidzatain,
kemudian salam dan berdoa.....

maka Allah akan menjaganya dengan kemuliaan-nya dari semua bala’ yang diturunkan pada hari itu
sampai sempurnanya satu tahun.

Hadits yang menjadi dasar adalah dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah saw, bersabda :
“Rabu terakhir dalam sebulan adalah hari terjadinya sial terus.”
(HR. Waki`)

Namun kedudukan hadits ini dla`if atau lemah. Sehingga banyak Ulama yg melarang
tetapi juga banyak yg menjalankan.

Dan inilah do'anya :

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ بِأَسْمَائِكَ الْحُسْنَى وَبِكَلِمَاتِكَ- التَّامَّاتِ 
وَبِحُرْمَةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ 
أَنْ تَحْفَظَنِيْ وَأَنْ تُعَافِيَنِيْ مِنْ بَلَائِكَ يَا دَافِعَ الْبَلَايَا يَا مُفَرِّجَ 
الْهَمِّ وَيَا كَاشِفَ الْغَمِّ اِكْشِفْ عَنِّيْ مَا كُتِبَ عَلَيَّ فِيْ هَذِهِ السَّنَةِ 
مِنْ هَمٍّ أَوْ غَمٍّ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ
وَصَلَّى اللهُ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ 
وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا

Ya Allah, Sesungguhnya hamba memohon pada Engkau
dengan Asma Engkau yang bagus, dan kalimah Engkau yang sempurna,
dan dengan kehormatan Nabi Engkau, Nabi Muhammad saw,
agar Engkau menjaga hamba, Engkau melindungi hamba dari bala Engkau,
Wahai Dzat Yang menolak segala bala,
wahai Dzat Yang menghilangkan kesedihan,
Wahai Dzat yang melenyapkan kesusahan,
hilangkan dari hamba perkara yang ditulis atas hamba
didalam tahun ini yang berupa kesedihan atau kesusahan.
Sesungguhnya Engkau Maha kuasa atas segala sesuatu..
Aamiin

Wallahu a`lam

Facebook Google twitter
Family: Shalat Rabu Wekasan dalam Kitab Mujarabat

pesantren.or.id bersama santri berdayakan masyarakat