Kami melakukan perjalanan ke suatu tujuan/tempat yang belum memenuhi syarat untuk melakukan Qashar Shalat. Namun di tengah perjalanan tersebut, karena ada hal-hal tertentu kami harus meneruskan perjalanan dan ternyata (perjalanan tambahan ini) sudah memenuhi masafatil qashri (syarat jarak tempuh perjalanan boleh melakukan qashar shalat). Apakah kami boleh qashar shalat?

Jawab :

Tidak boleh, kecuali dari niat yang kedua (perjalanan tambahan) sampai tempat yang dituju terakhir mencapai masafatil qashri

keterangan :

وَلَوْ سَافَرَ سَفَرًا قَصِيْرًا ثُمَّ نَوَى زِيَادَةَ الْمَسَافَةِ فِيْهِ إلَى صَيْرُوْرَتِهِ طَوِيلاً فَلاَ تَرَخُّصَ لَهُ مَا لَمْ يَكُنْ مِنْ مَحَلِّ نِيَّتِهِ إلَى مَقْصِدِهِ مَسَافَةَ قَصْرٍ وَيُفَارِقُ مَحَلَّهُ لانْقِطَاعِ سَفَرِهِ بِالنِّيَّةِ وَيَصِيْرُ بِالْمُفَارَقَةِ مُنْشِئَ سَفَرٍ جَدِيْدٍ  اهـ


حاشية الجمل الجزء الأول صحـ : 601  مكتبة دار الفكر 

Facebook Google twitter
Family: Apakah kami boleh qashar shalat?

pesantren.or.id bersama santri berdayakan masyarakat