-------
Nabi Muhammad -shollallohu 'alaihi wa sallam- bersabda :
" (Tingkat kedekatan) kenal ku dengan umatku adalah menurut kadar bacaan shalawat mereka kepadaku "
--------
Imam Al-Ghazali meriwayatkan bahwa ada seorang laki-laki yang lupa membaca shalawat kepada Rasulullah -shollallohu 'alaihi wa sallam-.

Lalu pada suatu malam ia bermimpi melihat Rasulullah -shollallohu 'alaihi wa sallam- yang tidak mau menoleh kepadanya, ia pun lalu bertanya; “Ya Rasulallah, apakah engkau marah kepadaku?” Beliau menjawab, “Tidak.”

Dia pun bertanya lagi, “Lalu sebab apakah engkau tidak memandang kepadaku?”
Beliau menjawab, “Karena aku tidak mengenalmu.”

Laki-laki itu bertanya, “Bagaimana engkau tidak mengenaliku, sedang aku adalah salah satu dari umatmu?
( alasan laki-laki tersebut bertanya kepada Nabi, karena ia meyakini pendapat para ulama yang meriwayatkan bahwa: "Sesungguhnya engkau lebih mengenali umatmu dibanding seorang ibu mengenali anaknya?”

Rasulullah -shollallohu 'alaihi wa sallam- menjawab, “Mereka (Para Ulama) benar, tetapi engkau tidak pernah mengingat aku dengan shalawat. Padahal kenalku dengan umatku adalah menurut kadar bacaan shalawat mereka kepadaku"

Terbangunlah laki-laki itu dan ia pun me-nazar-kan dirinya untuk bershalawat kepada Rasulullah -shollallohu 'alaihi wa sallam-, setiap hari sebanyak 100 kali. Dia selalu melakukan itu, hingga dia melihat Rasululah -shollallohu 'alaihi wa sallam- lagi dalam mimpinya.

Dalam mimpinya tersebut Rasulullah-shollallohu 'alaihi wa sallam- bersabda :
“Sekarang aku mengenalmu dan akan memberi syafa’at kepadamu".

Hal itu terjadi karena orang tersebut telah menjadi orang yang cinta kepada Rasulullah -shollallohu 'alaihi wa sallam- dengan memperbanyak shalawat kepada beliau…

"Maka barangsiapa yang ingin dikenali oleh Rasulullah -shollallohu 'alaihi wa sallam-, hendaklah ia memperbanyak bacaan sholawatnya.. Maka, Shollu ‘Alan-Nabiyyil Musthafa.."

[ Kitab Mukasyafatul Qulub, bab IX, hal 55 - Al Ghazali RA. ]
Facebook Google twitter
Family: Sholawat Nabi menurut Imam al Ghazali

pesantren.or.id bersama santri berdayakan masyarakat