Alat istinja’ adalah air yang suci dan mensucikan, batu, kayu, kain, kertas, tisu, dan benda lain yang suci, keras, dapat menyerap, dan tidak muhtarom (dimuliakan),  seperti makanan, dan lain-lain.
Tata cara istinja’ dengan selain air.

Adalah dengan usapan minimal tiga kali atau lebih pada tempat keluarnya najis hingga suci.

Syarat diperbolehkannya istinja’ dengan selain air ada 3 (tiga) :

  1. Najis yang keluar belum sampai kering.
  2. Najis yang keluar belum berpindah dari tempatnya semula.
  3. Najis yang keluar tersebut belum terkena najis yang lain.

Catatan :
>  Apabila ketiga syarat di atas tidak terpenuhi, maka wajib istinja’ dengan menggunakan air.


Facebook Google twitter
Family: Istinja’

pesantren.or.id bersama santri berdayakan masyarakat